Kalkulator Margin vs Markup & Simulasi Potongan Marketplace
Tentukan harga jual produk yang tepat, pahami beda persentase margin vs markup, dan hitung laba bersih setelah potongan admin e-commerce.
Metode Kalkulasi Keuntungan
Margin 30% artinya 30% dari total nominal uang yang dibayar pembeli adalah keuntungan Anda.
Hasil Rekomendasi Penetapan Harga
Harga Jual Ideal ke Konsumen:
Rp 71.429
Panduan Cara Menggunakan Kalkulator Margin vs Markup
1. Masukkan Modal Pokok / HPP Produk
Ketikkan biaya produksi, bahan baku, atau harga beli kulakan produk Anda.
2. Masukkan Target Margin atau Markup
Tentukan berapa persen keuntungan yang diinginkan atau gunakan mode uji coba harga jual.
3. Cek Laba Bersih Setelah Biaya Marketplace
Masukkan persentase potongan biaya admin e-commerce untuk melihat laba bersih riil yang Anda kantongi.
Fitur & Keunggulan Utama
- Tiga mode hitung: Target Margin (%), Target Markup (%), dan Uji Harga Jual Manual
- Kalkulasi instan Harga Jual Ideal, Gross Profit, dan Markup setara
- Simulasi potongan komisi admin marketplace & gratis ongkir Xtra (4% - 15%)
- Penghitungan Net Profit (laba bersih riil masuk rekening) dan Net Margin
- Edukasi visual rumus perbedaan mendasar antara Margin dan Markup
- Tombol salin rincian penetapan harga untuk tim keuangan atau pricelist
Pertanyaan Umum Seputar Kalkulator Margin vs Markup
Informasi teknis dan panduan implementasi untuk hasil optimal.
Apa perbedaan paling mendasar antara Margin dan Markup?
Markup adalah persentase kenaikan harga yang ditambahkan di atas Modal/HPP: Markup = (Laba / Modal) × 100%. Sedangkan Margin adalah persentase laba dari total Harga Jual: Margin = (Laba / Harga Jual) × 100%. Contoh: Modal Rp 50.000 dijual Rp 100.000 memiliki Markup 100%, tetapi Margin-nya hanya 50%.
Mengapa banyak penjual e-commerce merugi saat menargetkan margin kecil?
Banyak penjual menetapkan margin kotor 10%, namun lupa bahwa marketplace mengenakan biaya administrasi non-star/star seller (4% - 6,5%) ditambah biaya program gratis ongkir Xtra (4%). Akibatnya, margin 10% tergerus habis dan penjualan justru menghasilkan laba minus.
Berapa margin keuntungan yang sehat untuk bisnis retail dan F&B di Indonesia?
Untuk retail produk grosir/elektronik umumnya berkisar antara 15% - 25%. Untuk produk fashion dan kosmetik berkisar antara 40% - 60%. Sedangkan untuk industri kuliner dan F&B biasanya membutuhkan gross margin minimal 50% - 70% guna menutup biaya sewa tempat, listrik, dan gaji staf.
Alat Bantu Terkait
Eksplorasi alat optimasi lainnya untuk melengkapi strategi digital Anda.
Kalkulator BEP (Break Even Point) Online - Hitung Modal Balik Bisnis
Kalkulator online titik impas (Break Even Point) gratis untuk pengusaha pemula dan pemilik bisnis UMKM. Menghitung target minimal penjualan dalam jumlah unit barang dan total omset Rupiah berdasarkan biaya tetap dan biaya variabel.
Generator Surat Penawaran Harga (SPH / Quotation B2B) Resmi Siap Salin
Alat pembuat naskah Surat Penawaran Harga (SPH) atau Quotation B2B instan untuk kontraktor, agensi, distributor, dan vendor perusahaan. Menghasilkan format surat bisnis Indonesia yang rapi, sopan, dan mencakup komponen krusial pengadaan seperti rincian harga, PPN 11%, termin pembayaran DP/pelunasan, serta masa berlaku penawaran.
Kalkulator PPh Final UMKM 0,5% PP 55/2022 & Bebas Pajak 500 Juta
Kalkulator pajak PPh Final UMKM 0,5% online resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 55 Tahun 2022 dan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Menghitung fasilitas omzet tidak kena pajak hingga Rp 500 juta per tahun bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, serta tarif flat bagi PT/CV lengkap dengan Kode KAP 411128 dan KJS 420.
Hindari Potongan Biaya Marketplace yang Tinggi dengan Website Toko Sendiri
Jual produk langsung ke pelanggan tanpa potongan komisi pihak ketiga. Miliki website toko online instan bersama JasaWebsite.