Lewati ke konten utama
Teks & Media SosialAudit SEO100% Client-Side & Gratis

Penghitung Frekuensi Kata & Kerapatan Keyword SEO Online (Keyword Density)

Cek kata apa yang paling sering muncul dalam artikel Anda dan pastikan terbebas dari penalti Google akibat Keyword Stuffing.

Masukkan Artikel Blog / Teks untuk Audit Kerapatan Kata Kunci:
Panjang Min Kata:
15 Kata yang Paling Sering Muncul & Densitas SEO (%):Ideal: 1% – 3% per kata kunci
#Kata / FrasaJumlah KemunculanKerapatan (Density)Status SEO
1website4×26.7%Keyword Stuffing
2jasa2×13.3%Keyword Stuffing
3jakarta2×13.3%Keyword Stuffing
4terbaik1×6.7%Keyword Stuffing
5menyediakan1×6.7%Keyword Stuffing
6pembuatan1×6.7%Keyword Stuffing
7profesional1×6.7%Keyword Stuffing
8murah1×6.7%Keyword Stuffing
9kualitas1×6.7%Keyword Stuffing
10unggulan1×6.7%Keyword Stuffing

Panduan Cara Menggunakan Hitung Frekuensi Kata & Densitas SEO

1

1. Tempel Artikel Blog Anda

Tempel naskah artikel yang baru Anda tulis ke dalam kotak analisis di atas.

2

2. Tinjau Tabel Frekuensi Kata

Perhatikan daftar kata teratas beserta nilai persentase kerapatannya.

3

3. Optimalkan Kerapatan Kata Kunci

Jika ada kata kunci yang melebihi 3%–4%, ganti sebagian kemunculannya dengan sinonim agar terhindar dari penalti mesin pencari.

Fitur & Keunggulan Utama

  • Menampilkan 15 kata yang paling sering muncul beserta jumlah kemunculannya
  • Perhitungan persentase kerapatan kata (Keyword Density %) secara akurat
  • Indikator status SEO: Alami (Wajar) vs Peringatan Keyword Stuffing (>4%)
  • Pengaturan panjang minimal karakter kata untuk menyaring kata sambung
  • Bantu maksimalkan peringkat artikel di halaman pertama Google

Pertanyaan Umum Seputar Hitung Frekuensi Kata & Densitas SEO

Informasi teknis dan panduan implementasi untuk hasil optimal.

Berapa persentase kerapatan kata kunci (Keyword Density) yang ideal menurut Google?

Kerapatan kata kunci yang ideal berkisar antara 1% hingga 2.5%. Jika kerapatan melebihi 4%, algoritma Google dapat menganggapnya sebagai "Keyword Stuffing" dan menurunkan peringkat artikel Anda.

Apakah kata sambung seperti "yang", "dan", "di" dihitung sebagai kata kunci?

Tool kami secara otomatis menyaring kata-kata henti (stop words) bahasa Indonesia umum agar Anda dapat fokus menganalisis kata kunci topik utama.

Bagaimana cara menurunkan kerapatan kata kunci tanpa mengurangi arti?

Gunakan teknik LSI (Latent Semantic Indexing) dan sinonim kata. Misalnya, variasi antara "jasa website", "layanan pembuatan web", dan "developer web".

Solusi Rekayasa Website Profesional

Audit Skor SEO & Performa Website Bisnis Anda Secara Gratis

Ketahui masalah teknis dan peluang kenaikan ranking website Anda di Google bersama tim pakar JasaWebsite.

Skor Google PageSpeed 100/100
Zero-Malware & Hostinger/Edge Ready
Setup Konversi & WhatsApp Otomatis
Chat WA